Biaya dan desain kolam renang

Desain Kolam Renang mini rumahan Dana 10 Juta 4 x 2 m

Artikel terkait : Desain Kolam Renang mini rumahan Dana 10 Juta 4 x 2 m



Anak-anak pasti deh sangat suka yang namnya berenang, tapi liburan di tempat kolam renang umum kadang tidak mengenakan, harus keluar rumah, terlebih lagi jika kolam renang full, bisa di bayaing kotorannya kayak mana. walaupun tidak kelihatan pasti ada saja yang pipis di kolam renang umum, nah oleh karena itu sangat pas sekali jika kita memiliki sebidang tanah di halaman rumah belakang untuk membuat kolam renang anak, ndak perlu budget yang banyak cukup 10 juta saja kita bisa membuat kolam renang mini rumahan.

Kalau kepikiran bikin kolam renang mini di rumah, tentu tak sekadar gali lubang di halaman, memplester dengan beton dan diisi air. Justru membuatnya mesti penuh pertimbangan dari sisi estetika rumah, desain kolam renang, dan tentunya budget.



Yang tak kalah penting, kolam renang di rumah bisa jadi area tempat berkumpulnya keluarga. Maksudnya, kolam renang bisa berfungsi sebagai pusat kegiatan bersama keluarga yang murah dan meriah tanpa harus keluar rumah.

Membangun kolam renang mini, tentu biaya yang dikeluarkan tak begitu tinggi. Bahkan budget di kisaran Rp 10 juta sudah lebih dari cukup untuk membangunnya. Secara garis besar, ada tiga biaya pokok dalam pembangunan kolam renang, yakni biaya konstruksi, biaya kelengkapan seperti pompa air sampai sistem filter, dan biaya perawatan. Perhitungan biaya konstruksi ini dipengaruhi dari sistem pondasi, ketebalan dinding beton, dan dasar kolam renang. Pilihan material sangat berpengaruh di sini. Misalnya saja melapisi kolam renang dengan keramik.



Perhitungan Kasar bisaya Pembuatan Kolam renang mini

Sebagai asumsi bangun kolam renang dengan luas kira-kira 4 X 2,5 meter dengan volume air 10-15 kubik dan kedalamannya kurang dari 60 cm.

– Biaya konstruksi beton cor termasuk upah tukang sekitar Rp 5 juta
– Biaya pembelian keramik Rp 2 juta
– Biaya alat sirkulasi air termasuk wadah penyaringannya Rp 500 ribu
– Biaya peralatan sirkulasi air kolam Rp 500 ribu
– Biaya alat penyedot dari bak penampungan limpahan ke penyaringan Rp 300 ribu
– Biaya alat penyedot endapan kotoran di dasar kolam Rp 200 ribu
– Biaya peralon dan serokan Rp 500 ribu
– Biaya disinfektan dan penjernih air (kaporit, tawas, soda api dan terusi) Rp 200 ribu
– Biaya instalasi listrik ke mesin pompa dan lampu sekitar kolam Rp 500 ribu
– Beli air pada pemasok air isi ulang sampai penuh kurang lebih Rp 1 juta (bila ingin praktis)

Biaya perawatan kolam renang

Jangan dipikir kolam renang zaman sekarang mesti dikuras tiap minggu dan dibuang airnya biar tetap bersih. Kolam renang sekarang enggak pakai cerita begitu. Justru yang ada tiap minggu ditambah volume airnya saja antara 10-15 persen karena penguapan.

Bagaimana cara menjaga kebersihannya? Tentu pakai zat kimia seperti kaporit yang harganya Rp 20 ribu/kg. Bahan ini bisa dibeli di toko material atau kimia.

Biar air terjaga dan kolam tak ditumbuhi lumut atau alga, ada baiknya menaburkan kaporit 1-2 genggam tangan setiap 3-4 hari. Sirkulasi air ada baiknya tetap dilakukan tiap hari meski kolam tak digunakan selama 6-8 jam saja. Lagi pula arus listrik yang digunakan untuk sirkulasi tak terlalu besar daya listriknya.  Kebukti, bikin kolam renang tak mahal bukan? Dengan budget di kisaran Rp 10 juta sudah bisa menghadirkan kolam renang sendiri di rumah. Terus, biaya pemeliharaannya tak begitu mahal hanya modal listrik sekian watt untuk alat sirkulasi dan kaporit untuk menjaga kebersihan air.

Artikel Desain Kolam Renang Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Desain Kolam Renang | Design by Bamz